Ternyata “Trio Bomb Bali” masih hidup dan ber-metafhora menjadi seniman dengan sayatan-sayatan maut dawai gitar serta suara menyuarakan dan membuncahkan emosi, cinta, benci, amarah ataupun hanya menyuarakan syair kehidupan.
Mereka siap mem-Bomb dan men-Teror kita a dengan hits-hits teranyar mereka, tetapi mereka sekarang pecah kongsi, mungkin ada ketidakcocokan visi, misi dan aliran, sehingga ketiganya beraliansi dengan rekan-rekan baru mereka yang mempunyai kesamaan dalam visi, misi dan aliran.
Selamat berkarya kawan:

Selamat jalan saudaraku:

Disclaimer: Tidak ada maksud apapun, jika ada kemiripan wajah dan jika pengasosiasian dengan suatu kejadian membuat yang bersangkutan tidak berkenan, saya meminta maaf sebelumnya dan bersedia menghapusnya. Terima kasih.
“Ide, datang dari email yang masuk kesaya, bukan content original saya (sumber tidak ingin dipublikasikan)”
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Ditandai: Ali Gufron, Amrozi, Bom Bali, Bom Bali 1, Dewa Budjana, Duta, Imam Samudra, Ipang, Muklas, Teror, Teroris












huuums bagooes2..agak gaak ngertii siih.. LOL