Dikala keadilan tak berpihak pada kebenaran, dikala semua hanya merasa paling berjasa sendiri, dikala semua merasa tak perlu peran orang lain, bahkan menisbikan dan menihilkannya. Tetapi tanpa sadar hal itu sudah merasuk kedalam budaya kita….sering kita berujar “COBA KALO TIDAK ADA AKU!!!”…
REVOLUSI HUKUM, menjadi suatu keharusan, sebelum terlambat, sebelum Hukum menjadi hukum rakyat. Sebelum REVOLUSI Sosial….Revolusi hukum pun tak cukup, jika tak dibarengi dengan revolusi moral….Karena, kejadian di TV, tak ubahnya seperti lagu Iwan Fals….MALING TERIAK MALING….kita ini adalah MALING semua….Jika kita tidak segera sadar….
Kala kekuasan ada ditangan, sering lupa, akan FITRAH kekuasaan, yang hakikatnya adalah AMANAH. Ketika tak ada KUASA atau kepepet, maka halallah segala sesuatu dilakukan. Kejernihan pikir akan suatu menjadi Nisbi…tiada….kita seperti binatang jalang, yang seruduk sana seruduk sini, tipu sana, tipu sini, jadilah kita binatang paling berbahaya dimuka bumi ini. BINATANG JALANG NAN MANIPULATIF…
Berikut, salah satu gambaran nyatanya….




Pernah suatu kesempatan Imam Ghozali berkata kepada murid-muridnya,”Apa yang paling tajam di dunia?” muridnya menjawab, “Pedang, Tombak, dsb”
Dan imam Ghozali menjelaskan, bahwa di dunia ini hal yang paling tajam adalah perkataan dari manusia itu sendiri, bisa menusuk, bahkan menghancurkan tanpa menghancurkan daging sekalipun.
written by:Biskuit aka Gedullzz
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Ditandai: anggodo, Brimob, Brimob Evan, Buaya, Buaya vs Cicak, Cecak, cecak vs buaya, Cicak, cicak vs buaya, Evan, Evan Brimob, hukum, KPK, Polisi, Polisi vs KPK












Wah…. kok jadi perang mulut??
Ya begitulan mas….kita tidak biasa menerima kritik, serta merenung. Kita lebih sering reaktif tanpa berpikir panjang. Kerendahan hati dan nrimo serta mawas diri sudah tidak menjadi bagian budaya kita rupanya.
Evan udah dipanggil oleh Propam Brimob POLDA SUMSEL, dan pihak POLDA telah meminta maaf kepada masyarakata ats pernyataan Evan tersebut.
sumber : berita TV tadi pagi (lupa stasiun tv-nya.)
Alhamdulillah, semoga peristiwa kemarin membawa manfaat bagi kita semua. Amien….
Dapet IDnya si Evan kalo mo nyantet gyaha.. sebarin ajah:
Untuk atasannya, supaya gak sempat bilang “kesulitan cari evan”…. nih ta bantuin banci ini alumni: SD 79 Palembang, SLTPN 20 Bandar Lampung dan SMU PGRI 117 tanggerang…. mau nomer hp nya segala: 081271708417 (sumber: http://www.kaskus.us)... yang mau nyantet nih tanggal lahirnya: Muara Enim, 11 April 1986
sabar mas, bukankah semua orang ‘pernah’ salah. Bagaimana kalo kita jadikan ini pelajaran dan kita doakan, kedepannya kita semua, termasuk mas Evan, jadi lebih baik. Jika individu-individu yang baik ini dikumulatifkan, Insya Allah menjadi Komunal yang Baik, dengan kata lain, gw yakin kita bisa jadi BANGSA yang BAIK. Amien…
Truz…evan dapet hukuman atas perbuatannya ga?????
sorry bukan mau dendam,mengadili,ato gmana???Tp kan setiap orang harus bertanggung jawab sama apa yang dia perbuat!!!!
Truz buat evan & mugkin ada sekumpulan orang yang mungkin ngerasa sama seperti yg evan rasain…plizz..kita punya visi dan misi untuk membangun negara ini..Negara ini bukan maju karena ada elo,,gw,,ato siapa lah!!!!Negara ini maju karena ada seluruh bangsa INDONESIA yang bersatu dan menginginkan suatu perubahan ke arah yg lebih baik!!!Jadi,,,anda,,,saya,,dan semua orang yg ada di penjuru negri ini adalah faktor penting demi kemajuan sutau bangsa!!!!!Merah Putih selalu berjaya!!!Indonesia satu!!!