Others People Money

null

Tadi pagi ketika saya termenung didepan TV menggikuti berita ekonomi, tiba-tiba saya teringat pada waktu dimana saya menggunduh/mendownload kadigjayaan di daerah otoritas Kasultanan Ngayogyakarto, terutama ilmu mengenai ke-duit-an (finance). Pada hari pertama kuliah ke-duit-an, kita disuguhin 2 film, salah satunya yang mengena dihati, mengisnpirasi dan menggilhami saya adalah Others People Money. 

Sumber Pendanaan 

Ternyata ilmu ke-duit-an tuh menarik banget, dimana sebuah usaha atau perusahaan dapat dikatakan bagus jika hanya sedikit menggunakan modal sendiri, idealnya (mimpinya sih…) kalo bisa usaha itu 100% dibiayai oleh uang orang lain (dalam hal ini, bisa saja perorangan (investor) atau lembaga (perbankan)). Oh indahnya dunia, dalam benak saya, langsung terbayang teman-teman yang orangtuanya kayaraya yang secara genetic telah kayaraya dan juga kantor-kantor BUMN yang didalamnya pasti ada unit pengembangan unit usaha kecil dan menengah (UKM) yang menyediakan dana murah dengan syarat yang ringan…

Indahnya dunia…….Selamat membikin perusahaan.

Pasar Uang 

Tiap negara memiliki nilai uang tertimbang yang beda-beda, sehingga nilai tiap mata uang berbeda pula satu terhadap yang lainnya. Sehingga muncullah yang namanya disparitas harga pada pasar uang yang lebih lanjut lagi memunculkan sebuah theory, disebutlah dengan nama triangle theory. Dengan kenyataan ini kita bisa membukukan keuntungan hanya dalam sekejap (ilustrasi: kita uangkan Rp dalam USD, lalu kita uangkan USD kita tersebut kedalam US Sing, lalu di Rupiahkan)…Lagi-lagi, kalo bisa pake uang orang lain aja…Hehehe ngak mau rugi… 

Praktek inilah yang menyebabkan George Soros menjadi kaya raya…Dan lagi-lagi George Soros mendapat dana dari orang lain… 

Pasar Saham 

Dengan kemampuan membaca pergerakan saham baik dengan menggunakan fundamental analysis (PER, ROE, dan parameter-parameter fundamental lainnya) maupun dengan menggunakan technical analysis (menggunakan chart atau diagram) dan dengan sedikit keberuntungan, maka kita bisa mendapatkan keuntungan dari transaksi saham ataupun indeks….Lagi-lagi, kalo ngak malu, kita pake uang orang lain saja, siapa tahu untung….. 

Kelakuan Bisnisman Indonesia 

Nah, biasanya pebisnis di Indonesia setelah mendapatkan dana, hanya sebagian kecil yang menjadi asset produksi atau masuk ke pos initial investment sebagian besar masuk ke asset pribadi (rumah dan mobil) sedangkan sebagian lagi masuk dipasar uang dan pasar saham/indeks. Itulah kenyataannya, tapi dipembukuan, semua terlihat benar adanya. 

Akibatnya 

Banyak hutang macet di Bank-Bank yang ada di Indonesia tetapi si penghutang tetap saja kaya raya, rumah besar, mobil mewah serta gaya hidup hedon tetap menjadi keseharian mereka. 

Karena semua data keuangan telah dimanipulasi, seakan-akan semua uang yang dipinjam telah dialokasikan ke perusahaan yang mereka dirikan, sehingga tidak akan pernah merambah ke kekayaan pribadi. 

Padahal uang-uang itu adalah OTHERS PEOPLE MONEY, yang notebene adalah tabungan berjuta-juta masyarakat Indonesia yang menyisihkan uangnya sedikit demi sedikit untuk hari tuanya dan keluarganya. Tetapi karena skandal-skandal seperti diatas (gampangnya BLBI, sama koq permainannya) maka mata uang kita melemah sehingga hari tua dan masa depan keluarga bukan lagi cerah dan menggembirakan. Duh gusti….

Satu Tanggapan

  1. […] Sehingga langkah pemerintah mensuspend BEI adalah langkah terburu-buru, ketakutan, tidak PD dan bukan langkah strategis. Semestinya biarlah pasar yang menentukan harga dari suatu saham, kalo memang harganya jatuh ya sudah ambil aja (Government Action) atau buy back (Corporate Action), atau sekalian nasionalisasi saja, sehingga asset negara kita tambah banyak. Bukan dengan mem-freeze, rapat dulu, berpikir dulu baru bertindak, hendaknya semua itu harus simultan jangan ada korupsi waktu dengan jalan mem-freeze (suspend BEI) dan melontarkan issue investor nakal dan lain sebagainya. Mari kita sama-sama dewasa, jujur dan berbisnis dengan komitmen penuh. (Baca juga refleksi mengenai penggunaan uang orang lain, Others People Money: https://guawijaya.wordpress.com/2008/03/31/others-people-money/ ) […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: