Jakarta Neraka Bagi Perokok

kopajaAda-ada aja Pemda DKI ini, sejak dua hari yang lalu, 19 November 2008, Perda DKI Jakarta No. 75 Thn 2005 ttg Kawasan Dilarang Merokok , mulai ditegakkan/digalakkan kembali. Hal ini dilakukan karena pada pelaksanaan pertama yaitu pada sekitar pertengahan 2007, dengan mengandeng pihak Trantib, dalam sweeping orang-orang yang merokok sembarangan, dinilai gagal dan tidak menimbulkan efek jera.

Kenapa kok dibilang mengada-ada…saya juga bingung, karena pertimbangan mereka (pemda DKI) adalah menciptakan udara bersih/mengurangi polusi udara yang dikaitkan dengan zat adiktif rokok yang berbahaya bagi kesehatan perokok aktif maupun pasif, dan juga ada point yang menyebutkan, “Bahwa untuk udara yang sehat dan bersih hak bagi setiap orang….”.

Saya belum melakukan survey mengenai benar ngaknya apa yang dikatakan oleh orang-orang biroktrat dan staff-staff ahli mereka, apakah benar asap rokok sudah menjadi ancaman primer bagi kebersihan udara Jakarta. Tapi sepenggelihatan saya, asap-asap dari knalpot kendaraanlah yang menjadi donor terbesar tercemarnya udara Jakarta. Apalagi asap aduhai dari metromini-metromini, bus, truk dan kendaraan yang telah berusia tua. Kira-kira urgensinya mana dulu nih yang harus diprioritaskan terlebih dahulu??? Aneh ngak sih??? Merokok aja sampai ada Perdanya….

Mengenai dampak kesehatan langsung dan tidak langsung, saya pikir itu merupakan etika moral bermasyarakat dari setiap warga Jakarta, bukan tindakan yang harus diberi penegasan secara hukum formal. Takutnya, besok-besok ada mungkin ada hukum formal, bagi yang ngupil sembarangan atau kencing sembarangan…hehehehe….Ini sudah kejadian, orang merokok tak ubahnya seperti maling, dikejar-kejar dan kucing-kucingan dengan penegak hukum.

Jadi anehkan ceritanya, kalo semua dibolak-balik seperti itu…

Kembali ke komparasi Asap Kendaraan Bermotor atau Asap Rokok…

Kenapa kok bukan larangan beroperasinya kendaraan umum yang sudah tua atau tak layak pakai, atau pembatasan umur kendaraan, atau pembatasan pemakaian dan kepemilikan kendaraan perorang atau perkeluarga. Kalo yang atau-atau diatas dilaksanakan salah satu aja, saya berani menyimpulkan bahwa udara Jakarta bakal bersih…Bukti, Jakarta kalo hari Sabtu dan Minggu, saya dapat melihat langit dengan jelas, tidak ada kabut asap yang menyelubungi langit Jakarta.

Atau mungkin, para Birokrat Jakarta itu ahli ibadah ya…Kok bisa ke ibadah sih??? Hehehhe….siapa tahu ini acuan para birokrat tersebut berpikir…lha wong sepertinya rada-rada edan kok.

Konsep berpikir orang-orang Pemda DKI mungkin doa, dengan doa maka segala marabahaya dan malapetaka dapat dihindari. Hyphotesisnya adalah, ketika orang akan bepergian (kekantor, sekolah, atau hanya jalan-jalan) maka ketika meninggalkan rumah pasti (sebagian besar) berdoa. Nah dengan adanya kebiasaan berdoa ketika hendak bepergian, maka diharapkan ketika bepergian mendapat lindungan dari Allah termasuk lindungan dari polusi udara. Sedangkan ketika orang merokok, pasti (sebagian besar) tidak pernah berdoa.

Pernahkan anda berdoa ketika hendak merokok???

6 Tanggapan

  1. Salam

    tapi mas…
    saya pribadi ga’ suka beraktivitas di dekat org yg sedang merokok
    soalnya org merokok itu bukan cuma merusak diri nya
    tp ngebawa2 org lain, efeknya malah lebih buruk pada perokok pasif (org yg ga merokok)

    kalo ada yg tereak2 pelarangan merokok melanggar HAM, yaah mernurut saya hak pribadi ente2 sih mw merokok, tapi ya mbo’ liat2 tempat lah, kita yg ga merokok kan jg punya hak
    kadang banyak perokok (baik itu di angkot or restoran dll) suka ga tw diri (pengalaman sendiri)
    kita ny udah batuk2 (kdg pura2 sih, biar dy ny brhenti mrokok), tangan ngipas2, berdehem, tp tetep aj ngepul, ga tehe diri lah, nyebelin bgt ! (koq jd curhat ya), tp ini limpahan hati saya sbg korban para perokok aktif

    klo kaitan nya dgn agama atau ibadah, setau saya fatwa haram untuk rokok itu memang ada mas, coba deh mas baca2 lg, sapa tau bisa di sharingūüėÄ

    dan ttg kegagalan pemda jakarta terkait pelaksanaan Perda DKI Jakarta No. 75 Thn 2005, saya pikir mgkn salah 1 faktorny karena org2 pemda dan pihak trantib sendiri juga ada yg berprofesi ganda sbg perokok, hehehe, so susah kalo maling melarang org lain utk mencuri, ga nemu kan
    (kali aja lo heheheūüėÄ )

    salam ukhuwwah… keep fight!

  2. Wa alaikum salam…
    Hehehhe…thanks 4 your comment and curhatnya.
    Senang mendengar respon yang positif, jujur dan apa adanya.
    Pembelajaran yang mungkin kita dapat adalah:
    -Sosial ekonomi class penduduk indonesia yang relatif masih rendah
    -Tingkat pendidikan yang masih rendah
    Kedua hal diatas menyebabkan tingkah laku orang perorang cenderung semaunya, egois dan melupakan adab budaya bermasyarakat.Mengenai fatwa MUI setelah googling dan cari-cari masih dalam taraf wacana dan pembahasan. Semoga jangan jadi haram ya…hehehehe…Amien. Lho kok, saya perokok, tapi Insya Allah beradab dan tahu situasi dan kondisi sekitar. Amien.
    Sering main2 dan kasih kritik ya….
    I love kritik.

  3. siip !
    i love kritik, pengkritik, en yg nrimo klo d kritik
    hehe…

    ane link ya mas

    salam utk anak istri, jazakumullah khoir..

  4. Thanks ya mbak….Keep in touch terus.

  5. Ada satu ide yang mungkin bisa jadi solusi bagi perokok pasif dan aktif. Yaitu rokok yang menyehatkan dan bisa menyembuhkan penyakit. Bisa diklik nama saya … mudah-mudahan … hatur nuhun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: