Mendalami Adam Malik dan CIA

cia1Ketika ada kabar di TV mengenai terkaitnya Adam Malik dengan CIA, istriku langsung tertarik untuk membeli buku itu.

Selasa, 25 November 2008, 05.30-an WIB, Jakarta

Mas, nanti aku boleh beli buku itu ngak?

Boleh dong dik, apa sih yang enggak…(gombal banget ya..hehehe)

Selasa, 25 November 2008, 9-an WIB, Jakarta

Istriku telfon

Mas bukunya abis, harganya Rp.120.000,00. Tapi kita bisa  indent kok, dan besok Insya Allah sudah ada.

Ya udah indent aja, kataku, lalu kutambahkan, minta diantar kalo bisa, biar ngak bolak-balik. (Kasihan istriku, soalnya lagi hamil muda)

Oke say, nanti aku bilang ke mbaknya kata istriku.

Selasa, 25 November 2008, 20-an WIB, Jakarta

Assalamualaikum…ucapku ketika mau memasuki rumahku.

Wa Alaikum Salam Wr.Wb….jawab istriku

Dan Ikum Alam, jawab Kinan anak pertamaku yang masih berusia 1 tahun 10 bulan

Heheheheee….mak nyes hati ini mendengar suara dan sambutan hangat mereka.

Lelah lesu hilang semua..

Trus kulihat sebuah buku tebal dengan cover berwarna merah telah ada diruang tamu…

Istriku melihat keheranan yang tersirat dari sorot mataku, dia katakan, tadi diantar sama orang Gramedianya.

Ooo…hebat juga mereka ya…Customer Satisfaction dan Customer Intimacy Program-nya mantab punya, meskipun kita tidak dapet discount hehehe….Sudah diantar mau dapet discount….namanya juga pelanggan.

Setelah makan malam , sholat Isya dan bercengkerama dengan istri dan anakku, sekitar jam 23-an WIB, mereka tertidur. Nah ini kesempatanku untuk baca-baca buku dengan Tag Line :

– Buku yang Akan Mengubah Pandangan Anda Tentang CIA

– Spionase Amatiran Sebuah Negara Adidaya

Dengan judul induk/utama: MEMBONGKAR KEGAGALAN CIA.

Pengarang: TIM WEINER, Pemenang Hadiah Pulitzer

Kata Pengantar oleh BUDIARTO SHAMBAZY. 

Baru sedikit membaca, dapat kusimpulkan bahwa buku ini merupakan thesis dengan cara studi literatur dan wawancara langsung. Sebaiknya kaum intelektual, sejarawan, politikus, birokrat, teman sejawat atau kaum cerdik cendekia yang concern dengan nama baik Adam Malik atau akrab dipanggil si “Bung Kecil” ini musti melakukan counter berupa anti-thesis, jangan asal counter dengan kata-kata, jargon-jargon atau apapun tanpa dasar yang jelas. Tunjukkan kita bukan bangsa yang kerdil, bodoh, reaktif dan anarkis. Para pembesar negeri, pejabat Dinas Intelijen, keluarga, kerabat dan siapapun, lebih baik diam dan bersabar jika tidak bisa membuat anti-thesis-nya. Muak aku mendengar kalian ngomong…muak….Dengan adanya anti-thesis tersebut, khazanah sejarah bangsa ini bisa semakin kaya dan terang benderang.Amien.

TIADA RAHASIA YANG TAK TERUNGKAP OLEH WAKTU

– Jean Racine, Britannicus (1669) –

12 Tanggapan

  1. weh, bagus gak mas bukunya..
    di brita marak banget tuh kluar, smua media memberitakan..
    jadi pingin punya..
    pinjem dulu dong mas, eheheheh..

  2. intelejen memang harus dibalas dengan kontra intelijen…

    • Amerika, memang negara yang seenak udelnya dewe dan rajin mengusahakan segala daya upaya, baik halal atapupun haram untk mencapai tujuannya. Yang penting aku (Amerika) puas. Bagaimana, kalo kita mulai gerakan Anti Amerika dengan tidak membeli produk produksi Perusahaan Amerika, seperti Unilever….Berani terima tantangan???Ini hanya wacana kok mas.

  3. Kalo liat logo/lambangnya aja sepertinya ..
    menakutkan yaa ..

  4. Didalam buku setebal 832 halaman, keterkaitan Adam Malik terdapat dalam sub bab “Kami Hanya Menunggangi Ombak itu ke Pantai”, hal 329-334.
    Sedangkan secara keseluruha, buku tersebut menceritakan mengenai kegagalan inteligent Amerika, contoh casualnya yaitu: WTC dan Runtuhnya tembok berlin (CIA tahu Tembok Berlin runtuh dari TV).

  5. mas berita tu beneran kagak……..????

    • Mengenai kebenarannya, saya tidak bisa menjustifikasinya. Silahkan baca saja kalo merasa tertarik, boleh anggap buku tersebut sebagai pengungkapan sejarah, thesis, atau hanya sebuah Novel Biasa dengan Negative Publication guna mendapatkan oplah yang tinggi, ngak pa pa. Apapun pilihannya, buku itu adalah karya sastra. Dinikmati dengan nalar, jauhkan emosi, biarlah mereka yang merasa berkepentingan yang bertempur diranah yang ngak jelas.

  6. Beneran menurut versi buku tersebut. Kalo kebenaran yang sebenar-benarnya masih ngak tahu mas. Sebagai pemirsa saya hanya menikmati dan huznudhon tapi tidak taklid…Sementara ini kita nikmati saja yang telah tersaji.

  7. Sekarang saya bertanya..
    Tugas dari CIA itu apa?
    Dari sejarah yang pernah dilakukan oleh CIA, CIA telah banyak memberikan informasi palsu demi kepentingan NEGARAnya sendiri !
    Lha Gitu koQ masih DipiKiR…

    Semua mungkin Terjadi…
    Tapi….
    Hingga saat ini perjuangan yang telah dikakukan untuk Indonesia membawa dampak positif bagi kita.
    KALAU berita itu benar… What can we DO?? What would you DO??

    • Menurut saya, itu adalah sejarah, ambil yang baik buang yang tidak baik. Kebenaran dan kebohongan adalah bagian dari sejarah. Yang perlu kita lakukan adalah jangan emosional jangan pula taklid (percaya begitu saja), terserah apakah kita akan mencari kebenaran itu sendiri atau melalui orang lain (orang yg kompeten). Tapi itu menghabiskan energi, bagaimana kalo kita mulai segala sesuatu dengan keterbukaan…

  8. Yang aku lakukan sekarang…Aku hanya bisa menerawang dan menikmati pro dan kontra mengenai hal ini. Dan menunggu sejarawan Indonesia membuat anti thesisnya. Mari kita tunggu…
    Sabar mas, sabar dan sabar, saya yakin kalo itu salah pasti akan ditunjukkan, kalo itu benar juga akan ditunjukkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: