Jomblo karena Iklan

pahlawan-nasional2Sempat sudah punya tambatan hati, ternyata harus patah hati. Jadi aku dalam status jomblo lagi. Apakah memang didunia ini susah menemukan tambatan hati yang sesuai dengan kriteria yang telah kita tetapkan. Memang sih aku sangat sedikit sekali sms atau telf dia, maen kerumahnya pun tak pernah, aku tahu dia dari teman-teman diseliling aku, katanya dia itu baik luar dalam, dari segi agama dia oke, dari segi fisik juga oke, materi juga oke dan katanya materi yang dia miliki berasal dari sumber yang halal. Tapi kenapa kok tiba-tiba…hati ini jadi ragu, gara-gara iklan above the line-nya yang belakangan ini sering muncul di TV. O ya, satu lagi, dia ini lumayan populer, sehingga akhirnya dia nonggol diiklan TV.

Patah hati ini…

Gara-gara sering nonggol di TV dia mendapat banyak complain dari rekan-rekan sejawatnya, katanya dia menyabot hak-hak tertentu dari rekan sejawatnya yang bisa mempengaruhi pundi pendapatan rekan-rekan sejawatnya. Duh…kecenganku kok kamu gitu sih…atau rekan-rekan sejawatmu saja yang kelewat sensi atau takut terhadap kiprahmu dikancah yang glamour tersebut.

Bingung fikir ini…

Ataukah mungkin karena aku jarang (mungkin tidak pernah) ngapel ketempatmu, mengikuti acara-acara yang kamu ikuti dan adakan? Entahlah, atau mungkin aku hanya sekedar pengagum rahasiamu…Tapi hati ini sudah tertambat, dan bercita-cita pada tahun 2009 nanti aku akan menembakmu, menyatakan cintaku padamu, sungguh…

Banyak sih, rekan-rekan sejawatmu yang menggodaku, malah banyak yang lebih kaya, ngak banyak aturan, gaul lagi, tapi entah kenapa hati ini tidak tertarik. Takut hati ini bertaut pada rekan-rekan sejawatmu, yang belum tentu tampak luar, janji-janji dan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan merupakan kebenaran dan kejujuran.

Mungkin engkau khilaf, ingin menyenangkan teman-temanku yang lain, yang tidak bisa menerima kehadiranmu disisiku. Tapi aku suka kamu yang dulu, jangan pikirkan apa kata teman-temanku, jangan pikirkan perkataan mereka bahwa kamu itu orang yang kolot, kurang gaul, kurang seksi dan sok idealis. Tidak usahlah katakan bahwa kamu suka dan menghargai Paman Gober Indonesia, Founding Fahter,  sesepuh NU & Muhammadiyah. Tidak usah…kenapa kamu ngak PD dengan diri kamu sendiri?

Dengan berta hati, kukatakan, sekarang aku menetapkan diri sebagai JOJOBA (Jomblo-Jomblo Bahagia) entah sampai kapan.

9 Tanggapan

  1. pilihan sulit bagi sang kekasih yang terlanjur menyatakan diri tidak terkungkung jilbab alias islamnya itu. jadinya, mainan sang kekasih melebar ke mana-mana, semua agama, semua kalangan, semua etnis. selingkuhnya juga ke mana-mana. heran. tapi, ya, begitulah politik…. Bung Budhi kecewa dan berdukanya jangan lama-lama, ya.

    • Bang, menurut penelaahan sampeyan dan hasil dari kasak kusuk, studi literatur dan inteligen. Calon pemimpin bangsa ini enaknya (emang makanan..hehehe…) yang seperti apa?

  2. Hikhikhik…. kasihan dech dirimu. Berharap kesempurnaan dimiliki sang kekasih? Tapi adakah yang sempurna di dunia ini?

    Kalau aku lebih menilai diriku dulu. Introspeksi diri sendiri. Apakah aku sudah sempurna? Apakah aku sudah lepas dari dosa dan maksiat? Apakah aku sendiri tidak selingkuh? Kalau belum, mungkinkah aku dapat yang sempurna?

    Entahlah…. memang berat sih… memang sulit sih… tapi…. kekasihku masih lebih baik dari yang lain. Aku masih punya harapan… karena memang harapan itu masih ada… Dan pasti ada. Dan sampai detik ini, insyaAllah aku masih setia, mungkin itu hanya trik-trik sang kekasih saja kali untuk membuat aku cemburu… Dan memang ternyata banyak yang cemburu. Begitulah adanya….

    Wallahu a’lam bishowab.

    • Mas, apakah golput itu dibolehkan?Kalo tidak boleh apa alternatif yang harus dipilih, ada saran, atau tetap ke sang pacar.
      MEngenai sosok pemimpin bangsa, yang ideal tuh yang seperti apa mas. Tolong diulas dong diblog panjenengan,

  3. Thanks mas Ibnu, sering kita mudah berkomentar mengenai sesuatu (termasuk saya) tapi susah mengomentari diri sendiri. Hehehee…dalam banget nih jadinya.

  4. (nimbrung)

    susah ya mas klo penyakit cinta ni
    ada2 aj bawaannya

    ane turut prihatin atas putusnya mas budi dengan sang “pacar”

    saran ane, mgkn mas tabayyun dulu sama “pacar” mas ini, sapa tau dia bisa memperbaiki kesalahannya, tak ada yang sempurna kan mas

    soalnya menjadi jomblo juga bukan sebuah jawaban

    enakan nikah kan? hehehe, mgkn mas lebih mahir menjawab kalo soal yang satu ini
    secara ane blon nikah😀

    salam

    • Hehehehe….iya nih, sang pacar kok gitu sih. Sudah digadang-gadang, sampai2 orang tua, adik, kerabat dan teman2 semua sudah setuju. Eh…kamu kok gitu sih…
      Kita liat saja nanti, apa yang akan terjadi. Mohon doanya, agar tidak salah pilih
      Wass.Wr.Wb.

  5. wah oke baget nih blog..salam kenal, terima kasih telah mengunjungi blog saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: