Penyebab Kekalahan TIMNAS

timnas-pssi-aff-2008Inilah yang namanya mempermalukan bangsa, selalu kalah dan kalah lagi, lagi dan lagi. Kejadian ini mungkin perlu diadukan ke polda, mengikuti cara pandang pakar telematika. Apresiasi terhadap upaya mengharumkan bangsa sepertinya masih ada, dan masih banyak anak bangsa yang bisa mengapresiasi kekalahan dan menjadi bangsa pecundang, sepertinya Kampanye “Visit Indonesia 2008“, perlu diganti menjadi “Visit IndoneSIAL 2008“. Biar tidak terjadi over promise dari campaign tersebut. Biar tahu bahwa kita ini mampu, memiliki kualitas, memiliki spirit, antusias dan stamina yang oke guna menjadi bangsa yang mampu meraih kemenangan, kedigjayaan. Namun sayang dewi fortuna belum berpihak, hanya kesialan saja yang membuat kemenangan dan kedigjayaan tersebut sirna. Begitu kira-kira rangkuman perkataan Benny Dollo, sekelompok supporter, segelintir pentolan PSSI, sejumlah pengamat dan entah siapa lagi yang berusaha menistakan kekalahan adalah kekalahan, bukan kemenangan, kata nyaris menang, bukanlah kemenangan, tetap saja KALAH.

Dasar PECUNDANG.

Drama kehidupan yang penuh cerita derita dinegeri nuSANGSARA IndoneSIAL ini mungkin perlu mendapatkan pencerahan dari suatu pandangan yang tidak teknis menggurui yang tidak berusaha mencari kambing hitam atas keSIALan ini.

Entah mengapa, naluri berkata, ini masalah ketaatan kepada ALLAH.

Selidik punya selidik, jadwal pertandingan bola di Indonesia bertepatan dengan waktu-waktu sholat Ashar, Maghrib dan Isya’. Biasanya kick off pertandingan pada sore hari dilakukan pada pukul 15.30 dan berakhir pada pukul 17.15, sedangkan pertandingan yang diadakan pada malam hari, biasanya kick off dimulai pada pukul 18.30 WIB atau 19.00 WIB atau 19.30 WIB. Apa korelasinya, opo hubungane dab???

Biasanya penonton, datang kelapangan 2 atau 1 jam sebelum pertandingan bahkan bisa lebih awal lagi, jika pertandingan masuk dalam kategori big match, dan waktu yang diperlukan untuk meninggalkan lapangan kurang lebih 1 -2 jam. Sehingga diyakini, sebagian besar penonton yang datang kestadiun tidak melakukan sholat, karena jika anda pernah nonton di stadium, mau sholat itu susah (simulasinya bisa anda bayangkan sendiri). Atau jangan-jangan pemain juga ngak sempat sholat, karena mereka harus briefing dulu, pijat dulu untuk melemaskan otot, serta pemanasan. Bisa dibayangkan, ketika didada penonton, pemain, pelatih serta official team bergemuruh doa dan harap agar teamnya mendapatkan kemenangan, maka ALLAH (mungkin) berkata:

“ENAK AJA, TAK SUDI AKU”

Saudara jauhku, Benjamin Franklin pernah berujar……

“Fear God, and your enemies will fear you”

2 Tanggapan

  1. ooh gitu,,
    pantes aja jarang menang,,

    ini juga teguran buat kita

    mudah2an pemain TIMNAS atau orang2 PSSI dan yang hobi nonton bola baik di rumah atau langsung di lapangan ada yang baca blog antum mas,,

    “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”
    (Ar Ra’d : 11)

    • Iya mbak, mungkin saya agak aneh, melihat permasalahan dari sisi yang aneh. Tapi faktanya kok ya seperti itu. Semoga jadwal pertandingan dirubah ya….sehingga kita bisa menonton bola dan beribadah dengan enak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: